CERITA MIA ( Jangan Sentuh Aku )
Kumpulan kisah ini bercerita tentang seorang wanita tangguh yang perjalanan hidupnya penuh dengan liku liku dan onak duri. Bercerita tentang segala cita citanya, mimpinya, perjuangannya dalam menggapai cita cita dan juga cerita tentang cintanya. Wanita itu bernama Mia, Silviana Primalia Damianti. Wanita cantik tapi kisah hidupnya kadang tidak semulus dan secantik wajahnya. Semoga kisah ini dapat menginspirasi pembacanya . Sebelumnya mohon maaf bila ada kesamaan tempat atau nama, karena ini hanya cerita semata yang diambil penulis dari inspirasi pribadi dengan sedikit merubah demi keindahan cerita saja. Terimakasih dan selamat membaca.
JANGAN SENTUH AKU
Siang itu seperti biasa Mia menunggu mikrolet di halte bis dekat sekolahnya. Dengan seragam biru putih yang mulai kusam setelah 2 tahun dipakainya.
Tak lama berselang sebuah benda berwarna biru muda meluncur mendekatinya. Mia segera naik dan mengambil tempat duduk dekat jendela agak jauh dari pintu. Penumpang saat itu sepi , hanya mia dan seorang laki laki tua setengah baya yang memandang ke arahnya dengan aneh. Dia duduk sederet dengan Mia. Hanya lelaki tua, hhmm syukurlah, Mia menarik nafas lega.
Perlahan tangan laki laki tua itu merayap di kepala Mia dan semakin ke bawah, ke punggungMia. Mia kaget dan takut bukan kepalang. Dengan segala keberanian dia tepiskan tangan jahat ini. Dia toleh sosok ini, dan dia terlihat tersenyum dan pandangan seperti orang lapar bagi Mia. Mia takut sekali dan dia segera minta turun walau dia tahu belum sampai tujuannya.
"Kiri bang, saya turun sini ".
Mia seperti melompat segera turun, bahkan dia hampir tersandung. Setelah sampai di luar dia melirik sosok tua itu melambai dan tersenyum padanya. Mia bergidik dan menutup matanya. Takut sekali. Dalam hati Mia berkata JANGAN SENTUH AKU, AKU TAKUT.

👍
ReplyDeleteTerimakasih
DeleteCerita pendek yang mendebarkan dan bagus. Kejahatan bisa terjadi di mana aja ya.
ReplyDeleteYa betul mb, makasih komennya
Deleteapakah ini pemngalaman pribadi ?
ReplyDeleteBukan
DeleteBuatan sendiri? Bagus lha 👍
ReplyDeletehttps://senja.club/2019/10/26/kematian-blogspot-sebagai-platform-blog/
Terimakasih
DeleteSerem amat. pernah mengalami kejadian serupa. tapi ternyata hanya sentuhan kondektur yang meminta ongkos. hehe
ReplyDeleteHehe
Deletenice ceritanya
ReplyDeleteTerimakasih jangan lupa baca yg lainnya ya
DeleteTerimakasih jangan lupa baca yg lainnya jg
ReplyDeleteMantul ceritanya
ReplyDeleteNext ceritanya lajutkan semangat bung
ReplyDeletepenasaran sama kelanjutanntaaa
ReplyDeletedibikin kan novel aja crita nya...
ReplyDeleteAmiinn,, makasih supportnya,, semoga suatu hari nanti bisa
Delete