CERITA MIA ( Pacarku, Pilihlah Sahabatku )
PACARKU, PILIHLAH SAHABATKU
Yuda memandang mata Mia dalam sedalam dalamnya, hatinya tak sanggup kehilangan cewek ini.
"Aku nggak ada apa apa sama Sri, Mia! Sungguh! Aku hanya bercanda dan cuma godain aja koq, dia kan temanmu , temanku juga, wajar kan?".
"Aku nggak perduli alasanmu, Yud. Kamu jahat!. Kamu tahu betapa dia sangat berharap padamu, dan dia nggak salah karena memang dia nggak tahu hubungan kita, yang salah kita , Yud, kenapa memilih merahasiakan kalo kita udah jadian. Aku nggak mau tahu kamu harus jadian sama Sri. Dia cewek baik dan lugu, dia pantas buat kamu, aku saja yang mundur".
"Lho nggak bisa gitu dong! Aku kan sudah bilang aku sukanya sama kamu, aku nggak mau kehilangan kamu, Mia. Kamu ni apa apaan , enggak ah!".
"Kamu harus mau!". Mia diam sejenak.
"Demi aku", kata Mia lirih namun tegas.
Mia menatap dalam mata Yuda, cowok yang disayanginya, sambil dia sandarkan tubuhnya di kursi kantin. Ingin rasanya menangis sekerasnya, tapi harus bisa dia tahan, demi Sri.
Yuda menarik nafas berat, dia tahu bagaimana keras hati Mia yang tulus ini.
"Baiklah!", akhirnya kata kata keluar dari mulut Yuda sambil menunduk.
"Tapi ini semua demi kamu! Hanya karena kamu. Aku sayang kamu, Mia!.
Yuda memejamkan mata, hatinya sesak, penyesalan yang ada tertinggal karena kebodohannya dan kekerasan hati Mia.
"Kamu terlalu baik, Mia, maafkan kebodohanku!".

kalo dibilang cerpen masih terlalu pendek gan hehe
ReplyDelete