HANGAT PELUK ES BATUKU

Apa kabarmu es batuku
Makhluk dingin yang pernah membekukanku
Makhluk bak gunung es yang pernah menghangatkan hatiku dalam pelukmu
Apa kabarmu
Sudahkah kamu meleleh hari ini
Atau sudahkah kamu membuat orang lain beku karena mencoba mendekatimu
Sudahkah pelukmu menghangatkan hati lain yang beku seperti aku saat itu
Sudahkah kebekuanmu cair dengan tawa yang lain
Masih kuingat jelas tatap mata itu
Tatapan yang tajam dingin menghunjam jantungku
Membuatku luluh dalam penantianku
Membuatku hancur saat kau hilang dari pelupukku
Tak pernah dapat kulupa
Pelukan hangat yang menenangkan hati
Menyirami tandus jiwa
Usapan lembut yang menghapus airmata
Tangan yang lembut memelukku
Tak kusangka ternyata kau meleleh juga
Gunung es itu meleleh begitu cepat
Tak dapat dicegah tak dapat ditunda
Alam merenggutmu dariku
Menyabik hatiku
Memaksamu meninggalkanku sendiri
Membeku ..
Karena dingin pelukmu masih tersisa dihatiku yang ikut membeku karena pergimu

Kau pergi menuju pilihanmu
Pilihan yang sejujurnya tak dapat kuterima
Sulit bagiku melepasmu, mengalir ke tujuanmu yang tak jelas bagiku
Kau buat aku bertanya apa arti semua
Semua yang pernah terlewati bila akhirnya kau memilih pergi
Tinggalkan aku dengan semua sesak dan  air mata yang tak dapat kuungkap dan yang tak akan pernah terlihat
  Kemana kucari es batuku, yang meringankan perih lukaku, yang menyegarkan jiwaku dengan tawamu..
Haruskah kusalahkan Tuhan untuk semua
Walau tanya yang terlintas tak dapat kutolak
Mengapa Dia pertemukan, mengapa Dia ijinkan rasa ini hadir , sejenak waktu tapi meninggalkan luka dalam yang tak akan sembuh dalam semalam
Sumber: tulisan pribadi

Comments

Popular posts from this blog

CERITA MIA ( Pacarku, Pilihlah Sahabatku )

CERITA MIA ( Jangan Sentuh Aku )

NAMANYA MIA